unOfficial KPLI Pasuruan

Klo ada yg Gratisan– Ngapain mesti bayarrr…

Archive for April, 2008

Installing SME Server 7.2

Posted by admin on April 18, 2008

SME Server logo

Dedicated server and gateway for your business.

Based on CentOS 4.5, SME Server 7.2 is a FREE and Open Source network server and gateway Linux distribution, addressed at small and medium enterprises. The following guide will teach you step-by-step how to install the SME Server distribution on your computer.

Before we begin, I should warn you that it is required to have two network cards on the computer if you want to use SME Server to operate as a server and gateway. You will not be able to complete the SME Server configuration if you don’t have two network cards.

If you didn’t get a copy of SME Server yet, download it here, burn it on a blank CD, and boot your computer from it. Press the ENTER at boot prompt: Read the rest of this entry »

Posted in Networking, Server | Tagged: | 2 Comments »

Howto Crack pdf File Password

Posted by admin on April 15, 2008

Don’t you hate when you run into a locked down pdf on the internet? I search google all the time for title filetype:pdf and some are locked, this is the solution! PDFCrack is a GNU/Linux (other POSIX-compatible systems should work too) tool for recovering passwords and content from PDF-files. It is small, command line driven without external dependencies. The application is Open Source (GPL).
Features

* Supports the standard security handler (revision 2 and 3) on all known PDF-versions
* Supports cracking both owner and userpasswords
* Both wordlists and bruteforcing the password is supported
* Simple permutations (currently only trying first character as Upper Case)
* Save/Load a running job
* Simple benchmarking
* Optimised search for owner-password when user-password is known Read the rest of this entry »

Posted in Desktop, Tips n Trik | Tagged: , | Leave a Comment »

Nautilus Script for XMMS a.k.a Enqueue in XMMS

Posted by admin on April 15, 2008

(skrip nautilus buat xmms)

Yeahhhhhh gw pindah ke Linux oiiii. Biar kata pindah ke Linux, tetap lah hal2 wajib yang ga boleh lewat, yaitu dengerin music, mau MP3, WMA atau OGG serah deh pokoknya. Ternyata Ubuntu gw blum bisa memutar file music, masih bisu, udah gw ketok2 speaker gw tetap ga bersuara, cari2 di forum ternyata emang ga bisa default install ubuntu buat muter music, setelah melakukan command andalan yaitu “sudo aptitude install xmms xmms-wma xmms-skins” di command prompt barulah ada program mirip winamp di windows yang namanya XMMS.

Yeaah komputer butut gw udah bisa bersuara, test ahhh file-file lagunya. Ternyata XMMS ga bisa kek winamp di windows, lo kudu drag&drop langsung itu file ke XMMS nya buat ngantri, klo di windows kan ada tuh “enqueue in winamp” nah klo di Linux ga ada, alias ga bisa. Bete donk klo ada ribuan lagu and repot amat klo arus drag2 segala. Setelah googling akhirnya menemukan script yang menarik, yang di embed ke nautilusnya langsung.

#!/bin/bash
xmms -e $NAUTILUS_SCRIPT_SELECTED_URIS

Nah itu dia scriptnya, loe tinggal buat di gedit atau vim trus simpan dengan nama “antri-di-xmms” simpan file tersebut ke ~/.gnome2/nautilus-scripts atau /home/nama-user-mu/.gnome2/nautilus-scripts sama ajeee. Jangan lupa filenya di “chmod 770″ dulu, kemudian lakukan command “killall nautilus” nah sekarang test deh di file MP3, pasti pas kamu klik kanan ntar ada option baru namanya script, trus di dalamnya ada script kita yaitu antri-di-xmms. Coba select beberapa file menggunakan tombol Ctrl+klik-kiri trus klik kanan file-file tersebut dan pilih script baru kita pasti dah berhasil ^_^ hohohoho.

Nah2 silahkan dicoba klo ga bisa kasi comment, perasaan gampang2 aja sih.

Source:
http://bobeliboo.wordpress.com/

Posted in Desktop, Tips n Trik | Tagged: , | 1 Comment »

Instalasi Driver Creative-Soundcard di Linux

Posted by admin on April 11, 2008

note: utk pengguna ubuntu saya sarankan membaca disini:
https://help.ubuntu.com/community/HowToSetupSoundCards
Adakala sewaktu kita install Linux, Soundcard yang kita punyai dideteksi lain dengan yang sebenarnya, maksudnya SBlive dideteksi SigmaTel, sperti yang saya alami sewaktu menggunakan Mandrake 8.1 dulu.

Untuk itu saya sarankan agar menginstal driver dari sourcenya. Bagi yang hendak memasang driver untuk Card SBLive, berikut cara2 instalasinya :

1. Download dulu drivernya di :

http://opensource.creative.com, ambilah yang versi tarball (tar.gz) dengan release terbaru karena kita akan menggunakan metoda kompilasi, bagi anda yang ingin memakai driver yang RPM, jangan kecewa karena creative tidak menyediakan yang versi RPM. Sssttt… ternyata ada tuh: http://www.opensound.com/linux.html (berupa paket debian atau bisa juga rpm)

2. Untar semua driver tersebut, misalnya :
$ tar zxvf emu10k1-20011028.tar.gz -C /opt
$ cd /opt/emu10k1

3. Kemudian edit file Makefile.config dengan menggunakan editor yang anda senangi, saya disini menggunakan vi pada bagian ini :
# Driver build options
DEBUG := n
SEQUENCER_SUPPORT := n
KERNELVERSION := auto
KERNELSOURCE :=/usr/src/linux

edit lah bagian KERNELVERSION, disitu tertulis auto, ubah, sesuaikan dengan kernel yang anda gunakan, setelah selesai simpan dan keluar dari editor yang anda gunakan

4. Kemudian lakukan kompilasi :
[root@vpn emu10k1]$ make
[root@vpn emu10k1]$ make install

5. Setelah proses tersebut selesai, editlah vi /etc/modules.conf, tambahkan alias sound emu10k1 pada file

tersebut

6. Jalankan beberapa file suara, apabila terdengar maka suara maka anda berhasil

Selamat mencoba 🙂

Posted in Desktop, Multimedia, Networking | 1 Comment »

Install Java di OpenSUSE Linux

Posted by admin on April 10, 2008

Alhamdulillah, setelah mengalami kesulitan install java di OpenSUSE linux akhirnya ketemu juga. Saya memperoleh tutorial ini dari mas vavai, tepatnya disini. Ketika saya praktekkan step by step, rupanya masih ada yang kurang sehingga instalasi java saya belum berhasil. Mungkin tidak jauh berbeda dengan tutorial itu. Berikut step by step-nya.

1. Download java versi terbaru (saya memakai contoh jdk-6u5-linux-i586.bin).
2. Masuk konsole (tekan Alt + F2 + ketik konsole), dan login ke root.
3. Copy jdk-6u5-linux-i586.bin ke folder /opt. Misal, file hasil download itu kita simpan di folder home user.
linux:/home/kirman # cp jdk-6u5-linux-i586.bin /opt
linux:/home/kirman #

4. Ubah mode file agar kita bisa melakukan eksekusi.
linux:/home/kirman # chmod +x /opt/jdk-6u5-linux-i586.bin

5. Eksekusi file instalasi tersebut.
linux:/home/kirman # ./opt/jdk-6u5-linux-i586.bin

6. Ketika muncul license agreement tekan Ctrl + C untuk mengakhiri dan ketik y + enteruntuk menyatakan kita setuju dengan agreement tersebut. Setelah itu di folder /opt akan muncul folder bernama jdk1.6.0_05

7. Check hasil instalasi
java -version

Pasca instalasi tersebut saya pernah mengalami ketidaksamaan dengan versi java yang baru saya install. Ketika saya cek versi java-nya yang muncul adalah
java version “1.5.0_12″
Java(TM) 2 Runtime Environment, Standard Edition (build 1.5.0_12-b04)
Java HotSpot(TM) Client VM (build 1.5.0_12-b04, mixed mode)

Untuk lebih jelasnya, coba cek
linux:/home/kirman # ls -l /usr/bin/java

Jika hasilnya tidak sama dengan berikut:
lrwxrwxrwx 1 root root 25 2008-03-19 14:07 /usr/bin/java -> /opt/jdk1.6.0_05/bin/java

Berarti file path-nya perlu dipaksa untuk menggunakan path hasil instalasi kita. Caranya adalah sebagai berikut : linux:/opt # ln -s /opt/jdk1.6.0_05/bin/java /usr/bin/java. Tapi sebelum itu, kita perlu remove folder /usr/bin/java dengan cara linux:/opt # rm /usr/bin/java.

Dan cek lagi java -version. Jika hasilnya demikian berarti instalasi berhasil.
linux:/opt # java -version
java version “1.6.0_05″
Java(TM) SE Runtime Environment (build 1.6.0_05-b13)
Java HotSpot(TM) Client VM (build 10.0-b19, mixed mode, sharing)
linux:/opt #

8. Selanjutnya adalah buat classpath agar java compiler (javac) dikenal diberbagai tempat. Caranya buat file baru misalnya java.bash_profile dan simpan di home folder /home/kirman. Berikut isi file tersebut
JAVA_HOME=/opt/jdk1.6.0_05
export JAVA_HOME
export PATH=$PATH:$JAVA_HOME/bin

9. Reboot OS kita dan masuk lagi ke sistem serta buka konsole.
10. Cek java compiler dengan mengetik javac. Jika muncul keterangan-keterangan mengenai kompiler java, berarti hasil instalasi kita berhasil. Atau dengan cara sebagai berikut untuk mengetahui environt JAVA_HOME yang sudah kita buat
linux:/home/kirman # echo $JAVA_HOME
/opt/jdk-6u5-linux-i586

Posted in Aplikasi, Desktop, Development | 1 Comment »

Java plugin for firefox under linux

Posted by admin on April 10, 2008

Duh.. udah 2 hari bingung, pasalnya applet di browser (Firefox) saya gak nongol-nongol. Setiap kali menjalankan applikasi saya, selalu muncul pesan “Additional plugins are required bla… bla… bla… “. Padahal Java saya sudah jalan mulus. Usut punya usut ternyata JRE saya belum terinstall ke Firefox. Caranya:

Buat symbolic link dari direktori plugins firefox (/usr/lib/firefox/plugins) ke JRE (/usr/lib/jdk1.5.0_12/jre/plugin/i386/ns7/). Gunakan perintah berikut:

cd /usr/lib/firefox/plugins

sudo ln -s /usr/lib/jdk1.5.0_12/jre/plugin/i386/ns7/libjavaplugin_oji.so ./libjavaplugin_oji.so

Langkah terakhir restart Firefox.

nb: cara install plug-in Java di ubuntu klik disini:
http://ubuntu-tutorials.com/2006/11/20/how-to-install-java-runtime-environment-jre-with-firefox-plugin-ubuntu-6061-610/
atau
https://help.ubuntu.com/community/IndonesianRestrictedFormats

Posted in Aplikasi, Desktop, Development | Leave a Comment »

SAATNYA MIGRASI KE LINUX DAN OPENSOURCE

Posted by admin on April 5, 2008

Siapa bilang Linux itu sulit?

Versi 2007 saja tampilan linux sudah diatas vista dengan 3D-Desktopnya yang menawan, OpenOffice di linux sudah setara dengan Microsoft Office 2007, Sistemnya Aman, Bebas dari virus, paling up-to-date, gratis, legal, boleh kita copy sebanyak mungkin dan boleh juga kita kembangkan sendiri hingga sedemikian rupa sesuai dengan kreatifitas kita masing-masing.

Linux itu peka jaman:

Linux itu memiliki feature dan falitas melebihi sistem operasi komersial (Microsoft Windows), Sangat mudah untuk digunakan oleh siapapun karena Linux itu sangat user friendly.
dalam kurun waktu ke depan 1-2 tahun ini pengguna/user Windows akan tersedot ke lingkungan Linux. Dalam tahun 2008 dengan terpaksa para pengguna yg tergantung pada Microsoft mau tak mau, suka atau benci harus beralih dan pindah ke Linux karena Pemerintah Indonesia dalam tahun 2008 mencanangkan IGOS (Indonesia Go Open Source) dimana seluruh pengguna komputer indonesia yang bergantung pada MS-Windows baik sektor pemerintahan, pendidikan, perusahaan negara maupun swasta beralih/migrasi ke Linux.

Prospek Penggunaan OS Linux vs Windows:

Windows vs Linux dibangun dengan tujuan dan fungsi yang sama yaitu sebagai kernel sistem operasi. Bedanya terletak pada lisensi dan latar belakang yang sangat mendasar. dimana, Linux yang Gratis dan bebas Lisensi (GPL) sedangkan Windows yang lisensi berbayar atau komersil akan membuat orang berbondong-bondong untuk memilih Linux terutama pebisnis perusahaan agar keuntungannya tidak habis hanya karena harus membeli sistem operasi Windows.

Tingkatan Linux vs Windows:

Linux mempunyai level lebih tinggi daripada windows terbukti Linux bisa membaca dan menulis di partisi Windows, sedangkan Windows tidak bisa melakukan hal serupa terhadap linux.

Baca Juga >> Sistem Operasi Nomer 1 Di Dunia…

Posted in Berita, Tips n Trik | Leave a Comment »

“Mengunci” desktop Ubuntu dengan Pessulus

Posted by admin on April 2, 2008

Pessulus adalah aplikasi untuk mengunci desktop Gnome.

Instal Pessulus dari terminal: sudo apt-get instal pessulus
Untuk menjalankannya, ketik di terminal: pessulus

Yang penting buat saya adalah mengunci panel / tool bar (kadang2 tidak sengaja tergeser).


Sekian dulu.

Sumber : SeputarLinux

Posted in Aplikasi, Desktop | 1 Comment »

Script bekudancair mirip deep-freeze buatan sendiri di Ubuntu

Posted by admin on April 2, 2008

Script bekudancair versi 0.1 (ALPHA)
Lisensi scrip ini adalah berdasarkan GPLScript ini hanya saya test di UBUNTU 7.04 Feisty Fawn, walaupun tidak menutup kemungkinan bisa di install di distro yang lainnya. silahkan download disini

KETERANGAN DAN CARA INSTALASI
ada 2 file script yaitu :
1. bekukan.sh
digunakan untuk membekukan desktop mirip dengan deepfreeze, user yang mengutak-atik icon, setting desktop, walpaper dll akan kembali seperti semula jika direstart, scrip ini sangat membantu jika digunakan diwarnet, sehingga jika user mengutak-atik tampilan desktop akan kembali seperti semula.

PERHATIAN untuk admin :
jika akan menginstall program dengan mode sudo (mode admin), maka cairkan dulu desktopnya dengan scrip cair.sh

cara instalasi :
extract file bekukan.sh ( disarankan di home directory )
pada terminal ketik ./bekukan.sh
tunggu sampai ada pesan script telah selesai dijalankan.

2. cair.sh
Digunakan untuk mengembalikan apa yang dilakukan oleh bekukan.sh, jika script ini dijalankan, maka perubahan desktop akan bisa dilakukan, cair.sh ini secara otomatis meminta password, oleh karena itu tidak bisa dijalankan oleh user biasa.
cara menjalankan :
extract file cair.sh (disarankan di home directory )
pada terminal ketik ./cair.sh
tunggu sampai script selesai dijalankan.

DISCLAIMER : saya melakukan testing script ini pada komputer yang terinstalasi dengan os ubuntu 7.04 saja, dengan segala konfigurasi yaitu mulai dari install bersih dan sudah terisntall program-program lainnya. Scrip ini sudah saya test selama satu bulan dan masih berjalan dengan baik.
SAYA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB JIKA PROGRAM INI MEMBUAT SISTEM ANDA ERROR, RUSAK ATAU MELEDAK :), DAN ANDA TIDAK BISA MENERUSKANNYA KEPENGADILAN KARENA KEJADIAN ITU, walaupun hal tersebut kecil kemungkinannya :), karena saya hanya menjalankan perintah rsync.

Untuk feedback dan masukan, kirim email ke saya neimasilk@yahoo.com

Update :

Setelah mendapat banyak masukan, ada beberapa masalah di bekudancair ini. disini akan saya tuliskan faq masalah yang ada dan cara penyelesaiannya. Saat ini saya sedang menyempurnakan script ini, agar lebih sempurnya di rilis berikutnya :

1. Jika automatic login dienable-kan ada pesan errornya,

sebab : ketidak sinkronan proses, masalah masih saya cari penyelesaiannya,

solusi : disablekan automatic login dan enablekan timed login dengan waktu 10 detik

2. Proses backup (bekukan.sh) memakan space hardisk yang besar

sebab : home directory berisi data yang besar, karena bekudancair ini saya desain untuk warnet, jadi asumsi saya tidak ada data yang besar berada di directory home,

solusi : sementara solusinya adalah jangan menyimpan data di directory user yang akan dibekukan, tetapi didirectory lainnya, dengan memberikan hak akses untuk user tersebut.

3. Uninstall program,

Langkah uninstall :

– jalankan cair.sh

– diterminal ketik : sudo rm -r /home/.beku

Terimakasih atas masukan-masukan dari rekan-rekan penguji, mohon maaf jika programnya tidak sesuai, jika ada saran dan kritik, silahkan imel saya, semoga program ini membantu

Source: Warnet Ubuntu

Posted in Aplikasi, Desktop, Development | 1 Comment »

Bikin Sendiri DeepFreeze di Linux

Posted by admin on April 2, 2008

Sebelumnya penulis perkenalkan dulu apa itu DeepFreeze. DeepFreeze adalah sebuah program pengobat keputusasaan mengatasi virus dan perubahan yang tidak diinginkan di sebuah sistem operasi bernama Windows. DeepFreeze membuat windows akan kembali seperti keadaan semula ketika perubahan tidak diinginkan terjadi, seperti ulah virus, worm, script jahat, cache browser, ketidaksengajaan menghapus, percobaan memformat di MS Windows, maka cukup dengan mereset windows akan kembali seperti keadaan terbaik yang pernah dipilih. DeepFreeze banyak digunakan untuk komputer-komputer perusahaan yang fungsi komputernya hanyalah sebagai penampil saja, warnet-warnet, dan komputer-komputer lembaga pendidikan seperti kursus dan lab-lab sekolah.

Sayangnya kebanyakan DeepFreeze yang dipakai adalah software ilegal tentunya karena tidak mematuhi lisensi yang menyertai software tersebut. Sebagai orang yang ingin untuk tidak menggunakan software ilegal, banyak dari kita yang beralih ke system operasi lain yang berbasi *nix seperti GNU/Linux dan *BSD.

Tapi sampai saat ini penulis belum menemukan DeepFreeze untuk sistem operasi kesayangan kita itu. Tapi jangan putus asa dulu, ternyata untuk membuat Linux kita bisa seperti menggunakan DeepFreeze tidaklah terlalu sulit. Dengan memanfaatkan tool yang sudah ada di hampir semua distribusi Linux maupun BSD penulis berhasil memikirkannya.

Langsung saja penulis paparkan disini. Tool yang dibutuhkan :

  1. Zip dan unzip atau tar dan atau gzip atau bzip2. Biasanya sudah termasuk toollainnya yang dibutuhkan. (penulis memilih tar dan gzip).
  2. bash atau sh.
  3. editor vi atau pico atau editor text yang anda sukai(penulis pakai jpico/pico).
  4. hak akses root.

Seperti aturan yang umum, kita tidak akan menggunakan akun root untuk bekerja sehari-hari apalagi hanya untuk user biasa, tentu kita akan memberikan hak akses system user biasa pula untuk si user biasa di sistem kita.

Sebagai contoh saja penulis memberikan hak user biasa untuk terminal-terminal (kebetulan LTSP) di warnet penulis. Terminal satu memiliki home di /home/ws01 dan user memang sudah tahu kalau di terminal tidak bisa digunakan untuk menyimpan file karen DeepFreeze yang dulu.

Atur konfigurasi sampai anda merasa tidak ada lagi yang tertinggal, seperti konfigurasi proxy browser kalau ada, favorite list channel di x-chat (tidak ada memang, tapi bisa bikin sendiri), icon-icon yang memudahkan di desktop seperti icon Floppy dan icon link ke folder dimana bebas untuk menyimpan, wallpaper, screensaver, panel, style, window, seeting sound, mp3 list di xmms, dan lain lain.

Setelah anda yakin tidak ada lagi yang tertinggal, logout dan login sebagai root dan masuk ke /home, kemudian lakukan:

tar -cvf ws01.tar ws01
gzip ws01.tar

Nah tersimpan dan terkompres sudah direktori /home untuk ws01 dengan lokasi /home/ws01.tar.gz. Selanjutnya tinggal tambahkan baris ini di script autorun anda biasanya di /etc/rc.local atau di /etc/init.d/local atau dimana lah tempat file yang fungsinya sama dengan yang penulis sebutkan tadi.

cd /home;rm-rf ws01;tar -zxvf ws01.tar.gz

Selesai. Mudah dan sederhana bukan?

Ini sudah penulis test untuk di mandrake dan distro lain. karena tar tidak mengganti user dan group kepemilikan file di dalam kompresinya sehingga langsung akan kembali seperti semula.

Selamat mencoba!

oleh:  febdian.net

Posted in Aplikasi, Desktop, Development | 2 Comments »