unOfficial KPLI Pasuruan

Klo ada yg Gratisan– Ngapain mesti bayarrr…

Archive for the ‘Tips n Trik’ Category

Cara Install Printer Epson T11 T20e, Dkk di OS Ubuntu

Posted by admin on February 18, 2009

>>Printing to Epson Stylus S20 T20 T20E T23 T26 T10 T11 Printers (hasil copy-paste dari sumber : http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=964784)

Well the Epson Stylus series of printers has new additions – a lower end group which includes the following :-

1. Stylus S20
2. Stylus T20
3. Stylus T20E
4. Stylus T23
5. Stylus T26
6. Stylus T10
7. Stylus T11

Currently the openprinting database indicates that these printers are mostly ‘paperweight’. However, there are divers available at avasys.jp that allow these printers to be used under Linux. The site has rpm based drivers available. But getting them to work on hardy was a little problematic since the documentation is written in a pretty obscure manner.

Since I’ve managed to get these drivers going – I thought a small howto would be in order.

1. To begin with – download the Fedora 9 rpms from the site.
2. convert these packages into .debs with the command ‘alien –scripts –keep-version pips-*.rpm’
3. Install the debs with the command ‘sudo dpkg -i ./pips-*.deb’ or download from here.
4. You get a few errors like below :-

install: cannot create regular file `/etc/rc.d/init.d’: No such file or directory
ln: creating symbolic link `/etc/rc.d/rc2.d/S11ekpd’: No such file or directory
ln: creating symbolic link `/etc/rc.d/rc3.d/S11ekpd’: No such file or directory
ln: creating symbolic link `/etc/rc.d/rc4.d/S11ekpd’: No such file or directory
ln: creating symbolic link `/etc/rc.d/rc5.d/S11ekpd’: No such file or directory
ln: creating symbolic link `/etc/rc.d/rc0.d/K89ekpd’: No such file or directory
ln: creating symbolic link `/etc/rc.d/rc1.d/K89ekpd’: No such file or directory
ln: creating symbolic link `/etc/rc.d/rc6.d/K89ekpd’: No such file or directory

5. Now create a file by running ‘sudo vim /etc/init.d/ekpd’
6. Copy the following into it

x———————————————————–x
# Photo Image Print System
# Copyright (C) 2002-2005 EPSON AVASYS Corporation.
# Copyright (C) SEIKO EPSON CORPORATION 2002-2005.
#
# . /etc/rc.d/init.d/functions

PATH=/usr/local/sbin:/usr/local/bin:/sbin:/bin:/usr/sbin:/usr/bin
DAEMON=/usr/local/EPAva/core/ekpd
NAME=ekpd
PIDFILE=/var/run/$NAME.pid
DESC=”EPSON Avasys printing daemon”

unset TMPDIR

test -f $DAEMON || exit 0

OLDMASK=`umask`
umask 000

case “$1” in
start)
pidlist=`pidof $NAME`
if [ “x” = “x$pidlist” ]; then
echo -n “Starting $NAME:”
start-stop-daemon –start –quiet –pidfile “$PIDFILE” –exec $DAEMON
fi
;;

stop)
echo -n “Stopping ekpd:”
start-stop-daemon –stop –retry 5 –name $NAME
;;

restart)
$0 stop
sleep 2
$0 start
;;

*)
echo “Usage: ekpd { start | stop | restart }” >&2
exit 1
;;
esac

umask $OLDMASK
exit 0
x—————————————————————-x

7. ‘sudo chmod +x /etc/init.d/ekpd’
8. Now install a few libraries by doing ‘sudo apt-get install libtiff4 libpng2’
9. make a link with this commands
‘sudo ln -s /usr/lib/libtiff.so.4.2.1 /usr/lib/libtiff.so.3’
10. and copy the config file for ekpd by ‘sudo cp /usr/local/EPAva/printer/st20/ekpdrc_st20 /etc/ekpdrc’
11. Run ‘sudo ekpd-tool’ and check that the parameters are set to
Printer Name : st<your printer number>
Connection Method : <USB>
Device Path : lp0
Select the Defualt Printer checkbox if this is your default printer.
12. Now start ekpd with ‘sudo /etc/init.d/ekpd start’
13. Add the printer using the cups web interface -> Start Firefox and use the url ‘localhost:631’
14. Select Administration, Add Printer
15. Set a name, location and description
16. Select Epson Stylus Txx USB #1 from the dropdown list
17. Select Epson Stylus Txx Photo Image Print System (en) as the model
18. Now send a test page to the printer.

This should get your printer printing fine. I haven’t tested too much the test page is quite ok.
Run ‘ekpstm’ to see a graphical output that shows the printer status and the ink levels.
Hope this helps.

Advertisements

Posted in Desktop, Hardware, Tips n Trik | 30 Comments »

Howto Crack pdf File Password

Posted by admin on April 15, 2008

Don’t you hate when you run into a locked down pdf on the internet? I search google all the time for title filetype:pdf and some are locked, this is the solution! PDFCrack is a GNU/Linux (other POSIX-compatible systems should work too) tool for recovering passwords and content from PDF-files. It is small, command line driven without external dependencies. The application is Open Source (GPL).
Features

* Supports the standard security handler (revision 2 and 3) on all known PDF-versions
* Supports cracking both owner and userpasswords
* Both wordlists and bruteforcing the password is supported
* Simple permutations (currently only trying first character as Upper Case)
* Save/Load a running job
* Simple benchmarking
* Optimised search for owner-password when user-password is known Read the rest of this entry »

Posted in Desktop, Tips n Trik | Tagged: , | Leave a Comment »

Nautilus Script for XMMS a.k.a Enqueue in XMMS

Posted by admin on April 15, 2008

(skrip nautilus buat xmms)

Yeahhhhhh gw pindah ke Linux oiiii. Biar kata pindah ke Linux, tetap lah hal2 wajib yang ga boleh lewat, yaitu dengerin music, mau MP3, WMA atau OGG serah deh pokoknya. Ternyata Ubuntu gw blum bisa memutar file music, masih bisu, udah gw ketok2 speaker gw tetap ga bersuara, cari2 di forum ternyata emang ga bisa default install ubuntu buat muter music, setelah melakukan command andalan yaitu “sudo aptitude install xmms xmms-wma xmms-skins” di command prompt barulah ada program mirip winamp di windows yang namanya XMMS.

Yeaah komputer butut gw udah bisa bersuara, test ahhh file-file lagunya. Ternyata XMMS ga bisa kek winamp di windows, lo kudu drag&drop langsung itu file ke XMMS nya buat ngantri, klo di windows kan ada tuh “enqueue in winamp” nah klo di Linux ga ada, alias ga bisa. Bete donk klo ada ribuan lagu and repot amat klo arus drag2 segala. Setelah googling akhirnya menemukan script yang menarik, yang di embed ke nautilusnya langsung.

#!/bin/bash
xmms -e $NAUTILUS_SCRIPT_SELECTED_URIS

Nah itu dia scriptnya, loe tinggal buat di gedit atau vim trus simpan dengan nama “antri-di-xmms” simpan file tersebut ke ~/.gnome2/nautilus-scripts atau /home/nama-user-mu/.gnome2/nautilus-scripts sama ajeee. Jangan lupa filenya di “chmod 770″ dulu, kemudian lakukan command “killall nautilus” nah sekarang test deh di file MP3, pasti pas kamu klik kanan ntar ada option baru namanya script, trus di dalamnya ada script kita yaitu antri-di-xmms. Coba select beberapa file menggunakan tombol Ctrl+klik-kiri trus klik kanan file-file tersebut dan pilih script baru kita pasti dah berhasil ^_^ hohohoho.

Nah2 silahkan dicoba klo ga bisa kasi comment, perasaan gampang2 aja sih.

Source:
http://bobeliboo.wordpress.com/

Posted in Desktop, Tips n Trik | Tagged: , | 1 Comment »

SAATNYA MIGRASI KE LINUX DAN OPENSOURCE

Posted by admin on April 5, 2008

Siapa bilang Linux itu sulit?

Versi 2007 saja tampilan linux sudah diatas vista dengan 3D-Desktopnya yang menawan, OpenOffice di linux sudah setara dengan Microsoft Office 2007, Sistemnya Aman, Bebas dari virus, paling up-to-date, gratis, legal, boleh kita copy sebanyak mungkin dan boleh juga kita kembangkan sendiri hingga sedemikian rupa sesuai dengan kreatifitas kita masing-masing.

Linux itu peka jaman:

Linux itu memiliki feature dan falitas melebihi sistem operasi komersial (Microsoft Windows), Sangat mudah untuk digunakan oleh siapapun karena Linux itu sangat user friendly.
dalam kurun waktu ke depan 1-2 tahun ini pengguna/user Windows akan tersedot ke lingkungan Linux. Dalam tahun 2008 dengan terpaksa para pengguna yg tergantung pada Microsoft mau tak mau, suka atau benci harus beralih dan pindah ke Linux karena Pemerintah Indonesia dalam tahun 2008 mencanangkan IGOS (Indonesia Go Open Source) dimana seluruh pengguna komputer indonesia yang bergantung pada MS-Windows baik sektor pemerintahan, pendidikan, perusahaan negara maupun swasta beralih/migrasi ke Linux.

Prospek Penggunaan OS Linux vs Windows:

Windows vs Linux dibangun dengan tujuan dan fungsi yang sama yaitu sebagai kernel sistem operasi. Bedanya terletak pada lisensi dan latar belakang yang sangat mendasar. dimana, Linux yang Gratis dan bebas Lisensi (GPL) sedangkan Windows yang lisensi berbayar atau komersil akan membuat orang berbondong-bondong untuk memilih Linux terutama pebisnis perusahaan agar keuntungannya tidak habis hanya karena harus membeli sistem operasi Windows.

Tingkatan Linux vs Windows:

Linux mempunyai level lebih tinggi daripada windows terbukti Linux bisa membaca dan menulis di partisi Windows, sedangkan Windows tidak bisa melakukan hal serupa terhadap linux.

Baca Juga >> Sistem Operasi Nomer 1 Di Dunia…

Posted in Berita, Tips n Trik | Leave a Comment »

Menginstall paket .rpm di Debian dan Ubuntu

Posted by admin on March 21, 2008

Howto: Install Paket RPM di Ubuntu menggunakan Alien.
Alien adl program yg dpt mengkonversi beberapa paket di linux antara lain rpm, dpkg, stampede slp, and slackware tgz file formats.
Ada kalanya kita mau menginstall sebuah software di linux tapi sialnya ketika pembuat software tersebut tidak menyediakan paket deb, yang ada hanya paket rpm saja. Alien adalah salah software yang bisa membantu anda mengkonversi paket rpm ke deb sehingga paket tersebut bisa di install di ubuntu.

Istall dulu program alien dengan perintah
# apt-get install alien

Setelah alien terinstall maka sebelum anda menginstall paket rpm, anda harus mengkonvert dulu paket tersebut ke paket deb dengan perintah
# alien -d package-name.rpm
dari perintah diatas akan menghasilkan file package-name.deb kemudian menginstall paket deb tersebut dengan perintah dpkg -i package-name.deb

Atau anda bisa menggunakan perintah
# alien -i package-name.rpm
untuk mengkonvert paket rpm ke paket deb dan langsung menginstalnya.

Untuk mengkonvert paket rpm tanpa merubah nomor versi paket rpm tersebut gunakan perintah
# alien -k package-file.rpm
contoh: kita punya paket rpm dengan nama avg71lms-r30-a0782.i386.rpm maka perintah untuk menkonvert paket tersebut adalah
# alien -k avg71lms-r30-a0782.i386.rpm
dari perintah tersebut di atas maka paket deb yang dihasilkan adalah avg71lms-r30-a0782.i386.deb berbeda jika anda menggunakan option -d yang dihasilkan adalah avg71lms_r30-1_i386.deb, jika anda lihat paket yang asli ditambahkan dengan angka 1.

Ketengan:
* -d digunakan untuk merubah paket menjadi deb
* -r digunakan untuk merubah paket menjadi rpm
* -tgz digunakan untuk merubah paket menjadi tgz
Manual lengkap klik disini.

Sumber: Debian Admin

Posted in Shell, Tips n Trik | 1 Comment »

Me-Remaster Ubuntu LiveCD

Posted by admin on March 19, 2008

Mengapa ‘perlu’ me-remaster livecd?
Saat anda ingin melihat livecd anda mengeluarkan pesan dalam Bahasa Indonesia saat boot, saat
memberi anda menu, dan melihat wajah anda sebagai wallpaper desktop, bagaimana perasaan anda?
Puas? Senang? Besar Kepala? (mudah-mudahan saya tidak yang terakhir).

Apa yang harus anda siapkan?
Siapkan bahan-bahan dan peralatan berikut ini:

  1. – CD/ISO Ubuntu rel 6.06 ke atas (LiveCD versi sebelumnya menggunakan cloops, diluar bahasan kali ini)
  2. Kernel dengan modul squashfs enabled (kernel bawaan Ubuntu 6.06 sudah memenuhi syarat ini. ya anda harus menginstall Ubuntu 6.06 dong ;-P)
  3. squashfs-tools ( anda harus menjalankan: sudo apt-get install squashfs-tools )
  4. koneksi internet/DVD Repo Ubuntu 6.06 – opsional (jika tidak ada, anda tidak bisa menambah
    aplikasi baru)
  5. bokong dan jemari yang kuat serta semangat menunggu yang tinggi
  6. kopi, teh, susu, rhytmbox with gita’s song

Jika semua bahan dan peralatan diatas sudah siap dan anda sudah duduk manis didepan monitor sambil membaca tutorial ini dijendela browser anda, mari kita buka gnome-terminal.
Untuk kemudahan, kita akan membuat tiga direktori:

~/cdrom tempat kita mengkopi isi cd livecd atau iso livecd
~/temp tempat kita me-mount file filesystem.squashfs (filesystem livecd)
~/work tempat kita bekerja sampai livecd kita siap di buat iso kembali

P.S : buat yang belum tahu, ~ artinya direktori /home/username_anda

Mari kita mulai:

  1. Siapkan direktori-direktori di atas:
    mkdir cdrom temp work
  2. Mount cdrom atau iso file livecd
    sudo mount /dev/hdc /media/cdrom0
    atau file iso
    sudo mount -o loop -t iso9660 livecdfile.iso ./temp
  3. Copy semua isi cd/iso file
    cp -a /media/cdrom0/. ./cdromatau file isocp -a /temp/. ./cdrom

    Jangan lupa, antara . dan . ada spasi ya. Lalu rubah mode/permission-nya

    chmod 777 -R cdrom
    Manfaatnya, anda tidak mengalami kesulitan saat mengedit isi cdrom. Anda bisa menghapus
    direktori program, bin, dan disctree serta file-file lain yg tidak anda perlukan.

  4. Jika sudah selesai, unmount cdrom/file iso anda
    sudo umount /media/cdrom0 atau sudo umount ./temp
  5. Sekarang kita akan membuat filesystem virtual dalam bentuk file. Jika anda telah
    menyiapkan partisi sendiri, anda harus mem-format-nya ke ext2 dan kapasitasnya tidak boleh
    kurang dari 2GB.
    sudo dd if=/dev/zero of=livecdfs.ext2 bs=1M count=2147
    Tunggu sebentar, filesystem dalam bentuk file sedang dibuat. Jika sudah jadi, mari kita
    format.
    sudo mke2fs livecdfs.ext2
    Jika mke2fs bertanya, jawab saja ya (y) lalu enter (tanya apa? praktek-in dong!)
  6. Jika sudah selesai memformat. Waktunya kita me-mount file filesystem.squashfs di temp/ dan
    livecdfs.ext2 ke work/ lalu meng-copy isi temp/ ke work/

    sudo mount -t squashfs -o loop ./cdrom/casper/filesystem.squashfs ./temp
    sudo mount -o loop livecdfs.ext2 ./work
    sudo cp -a ./temp ./work
    sudo umount ./temp
  7. Tahap ke-7 dan seterusnya adalah tahap yang paling penting. Mulai dari sini anda akan
    mulai memodif livecd anda. Sekedar gambaran, saya membuang aplikasi-aplikasi yang tidak
    pernah saya pakai dan menggantinya dengan xmms, mplayer, w32codecs, libdvdcss, nvu, bluefish, games, partimage, dll.Di tahap ini juga anda bisa memodif GNOME. Menggantinya dengan KDE atau XFCE atau Fluxbox.
    Baiklah kita mulai saja melakukan chroot.Jika anda akan menggunakan internet, copy file /etc/resolv.conf anda ke direktori work/etc
    sudo cp /etc/resolv.conf ./work/etc
    Lalu mount /proc anda ke /work/proc
    sudo mount -t proc -o bind /proc ./work/proc
    Jika sudah, anda siap melakukan chroot
    sudo chroot ./work/ /bin/bash
    Anda akan mendapatkan root prompt root@host#

    Lalu apa? ya itu tadi, modif!. Contohnya, saya membuang semua paket fonts etnis, dan
    daemon-daemon yang tidak diperlukan.
    apt-get remove --purge ttf-baekmuk at ekiga dan sebagainya

    Jangan lupa opsi –purge supaya livecd anda kelak benar-benar bersih.
    Kalau perlu hapus manual (bisa lewat nautilus sebagai root). Lalu saya menginstall
    aplikasi favorit saya:
    apt-get install mplayer nvu bluefish dan sebagainya
    Tips: Jika anda menggunakan DVD Repo, anda harus memodifikasi fstab target, dan menambahkan baris berikut (menggunakan editor favorit anda, misalnya nano):
    /dev/hdc /media iso9960 defaults 0 0
    Dan lakukan apt-cdrom untuk menambah repository DVD anda
    apt-cdrom -d /media add

    Jika DVD Repo dibuat iso seperti punya saya, saya me-mount-nya di direktori sementara yang
    saya buat di direktori /media target (lakukan dari luar/sebelum chroot):

    sudo mount -t iso9660 -o loop ~/repos/multiverse.iso ~/work/media/DVD1
    sudo mount -t iso9660 -o loop ~/repos/universe1.iso ~/work/media/DVD2
    sudo mount -t iso9660 -o loop ~/repos/universe2.iso ~/work/media/DVD3

    Dan menambahkan baris berikut di /etc/apt/sources.list target

    deb file:///media/DVD1 dists/main/binary-i386/
    deb file:///media/DVD1 dists/multiverse/binary-i386/
    deb file:///media/DVD1 dists/restricted/binary-i386/
    deb file:///media/DVD2 dapper universe
    deb file:///media/DVD3 dapper universe

    Barulah anda melakukan apt-get update dan bisa menginstall dengan lega.

  8. Mempersiapkan pemaketan kembali. Jangan lupa untuk melepas mount work/proc dan cd/repo
    anda dan menghapus atau mengembalikan kondisi file dan filesystem seperti semula.

    rm -R /media/*
    rm /etc/resolv.conf
    exit
    sudo umount ./work/proc
    sudo umount /work/media/DVD1 juga DVD2 dan DVD3
  9. Lalu kita meng-update daftar aplikasi yang baru

    sudo chroot ./work dpkg-query -W --showformat='${Package} $Version}\n' >
    ./cdrom/casper/filesystem.manifest

    P.S: HARUS ditulis dalam satu baris!Kemudian kita membersihkan (lagi) semua space yang tidak terpakai. Kita akan menggunakan dd
    untuk mengkompress space kosong tadi ke sebuah file yang lantas kita hapus.

    sudo dd if=/dev/zero of=./work/filekosong
    sudo rm ./work/filekosong
  10. Selanjutnya, membuat file squashfs dari hasil remaster kita

    sudo rm ./cdrom/casper/filesystem.squashfs
    cd ./work
    sudo mksquashfs . ../cdrom/casper/filesystem.squashfs
    cd ..

    P.S: jangan lupa spasinya! Sambil menunggu, silahkan sesap kopi anda.
  11. Membuat file iso. Sebelumnya kita akan meng-generate md5sum yang baru.

    cd cdrom
    sudo find . -type f -print0 |xargs -0 md5sum |sudo tee md5sum.txt
    cd ..

    Sekarang mari kita membuat file iso-nya

    sudo mkisofs -o customlivecd.iso -b isolinux/isolinux.bin -c isolinux/boot.cat
    -no-emul-boot -boot-load-size 4 -boot-info-table -r -V "Amrin's Custom LiveCD"
    -cache-inodes -J -l cdrom/

    PS: tulis dalam 1 baris!

Sampai disini selesai sudah proyek kita. File iso akan anda temukan di direktori ~ anda.
Silahkan dicoba dengan qemu atau diburn langsung ke CD jika qemu terasa lambat. jangan ragu
untuk membagikannya ke saudara atau teman.

Nah, selain mengasyikkan (dan bikin kurang tidur) membuat livecd sendiri menambah ilmu anda bukan?. Maka berterima kasihlah kepada penulis yang menginspirasikan saya.
………………….. maaf lupa!, ntar cari lagi urlnya ;-)

Source: http://www.linuxindo.web.id/2007/10/27/me-remaster-ubuntu-livecd/

Posted in Development, Tips n Trik | 1 Comment »