unOfficial KPLI Pasuruan

Klo ada yg Gratisan– Ngapain mesti bayarrr…

Archive for the ‘Aplikasi’ Category

Install Java di OpenSUSE Linux

Posted by admin on April 10, 2008

Alhamdulillah, setelah mengalami kesulitan install java di OpenSUSE linux akhirnya ketemu juga. Saya memperoleh tutorial ini dari mas vavai, tepatnya disini. Ketika saya praktekkan step by step, rupanya masih ada yang kurang sehingga instalasi java saya belum berhasil. Mungkin tidak jauh berbeda dengan tutorial itu. Berikut step by step-nya.

1. Download java versi terbaru (saya memakai contoh jdk-6u5-linux-i586.bin).
2. Masuk konsole (tekan Alt + F2 + ketik konsole), dan login ke root.
3. Copy jdk-6u5-linux-i586.bin ke folder /opt. Misal, file hasil download itu kita simpan di folder home user.
linux:/home/kirman # cp jdk-6u5-linux-i586.bin /opt
linux:/home/kirman #

4. Ubah mode file agar kita bisa melakukan eksekusi.
linux:/home/kirman # chmod +x /opt/jdk-6u5-linux-i586.bin

5. Eksekusi file instalasi tersebut.
linux:/home/kirman # ./opt/jdk-6u5-linux-i586.bin

6. Ketika muncul license agreement tekan Ctrl + C untuk mengakhiri dan ketik y + enteruntuk menyatakan kita setuju dengan agreement tersebut. Setelah itu di folder /opt akan muncul folder bernama jdk1.6.0_05

7. Check hasil instalasi
java -version

Pasca instalasi tersebut saya pernah mengalami ketidaksamaan dengan versi java yang baru saya install. Ketika saya cek versi java-nya yang muncul adalah
java version “1.5.0_12″
Java(TM) 2 Runtime Environment, Standard Edition (build 1.5.0_12-b04)
Java HotSpot(TM) Client VM (build 1.5.0_12-b04, mixed mode)

Untuk lebih jelasnya, coba cek
linux:/home/kirman # ls -l /usr/bin/java

Jika hasilnya tidak sama dengan berikut:
lrwxrwxrwx 1 root root 25 2008-03-19 14:07 /usr/bin/java -> /opt/jdk1.6.0_05/bin/java

Berarti file path-nya perlu dipaksa untuk menggunakan path hasil instalasi kita. Caranya adalah sebagai berikut : linux:/opt # ln -s /opt/jdk1.6.0_05/bin/java /usr/bin/java. Tapi sebelum itu, kita perlu remove folder /usr/bin/java dengan cara linux:/opt # rm /usr/bin/java.

Dan cek lagi java -version. Jika hasilnya demikian berarti instalasi berhasil.
linux:/opt # java -version
java version “1.6.0_05″
Java(TM) SE Runtime Environment (build 1.6.0_05-b13)
Java HotSpot(TM) Client VM (build 10.0-b19, mixed mode, sharing)
linux:/opt #

8. Selanjutnya adalah buat classpath agar java compiler (javac) dikenal diberbagai tempat. Caranya buat file baru misalnya java.bash_profile dan simpan di home folder /home/kirman. Berikut isi file tersebut
JAVA_HOME=/opt/jdk1.6.0_05
export JAVA_HOME
export PATH=$PATH:$JAVA_HOME/bin

9. Reboot OS kita dan masuk lagi ke sistem serta buka konsole.
10. Cek java compiler dengan mengetik javac. Jika muncul keterangan-keterangan mengenai kompiler java, berarti hasil instalasi kita berhasil. Atau dengan cara sebagai berikut untuk mengetahui environt JAVA_HOME yang sudah kita buat
linux:/home/kirman # echo $JAVA_HOME
/opt/jdk-6u5-linux-i586

Advertisements

Posted in Aplikasi, Desktop, Development | 1 Comment »

Java plugin for firefox under linux

Posted by admin on April 10, 2008

Duh.. udah 2 hari bingung, pasalnya applet di browser (Firefox) saya gak nongol-nongol. Setiap kali menjalankan applikasi saya, selalu muncul pesan “Additional plugins are required bla… bla… bla… “. Padahal Java saya sudah jalan mulus. Usut punya usut ternyata JRE saya belum terinstall ke Firefox. Caranya:

Buat symbolic link dari direktori plugins firefox (/usr/lib/firefox/plugins) ke JRE (/usr/lib/jdk1.5.0_12/jre/plugin/i386/ns7/). Gunakan perintah berikut:

cd /usr/lib/firefox/plugins

sudo ln -s /usr/lib/jdk1.5.0_12/jre/plugin/i386/ns7/libjavaplugin_oji.so ./libjavaplugin_oji.so

Langkah terakhir restart Firefox.

nb: cara install plug-in Java di ubuntu klik disini:
http://ubuntu-tutorials.com/2006/11/20/how-to-install-java-runtime-environment-jre-with-firefox-plugin-ubuntu-6061-610/
atau
https://help.ubuntu.com/community/IndonesianRestrictedFormats

Posted in Aplikasi, Desktop, Development | Leave a Comment »

“Mengunci” desktop Ubuntu dengan Pessulus

Posted by admin on April 2, 2008

Pessulus adalah aplikasi untuk mengunci desktop Gnome.

Instal Pessulus dari terminal: sudo apt-get instal pessulus
Untuk menjalankannya, ketik di terminal: pessulus

Yang penting buat saya adalah mengunci panel / tool bar (kadang2 tidak sengaja tergeser).


Sekian dulu.

Sumber : SeputarLinux

Posted in Aplikasi, Desktop | 1 Comment »

Script bekudancair mirip deep-freeze buatan sendiri di Ubuntu

Posted by admin on April 2, 2008

Script bekudancair versi 0.1 (ALPHA)
Lisensi scrip ini adalah berdasarkan GPLScript ini hanya saya test di UBUNTU 7.04 Feisty Fawn, walaupun tidak menutup kemungkinan bisa di install di distro yang lainnya. silahkan download disini

KETERANGAN DAN CARA INSTALASI
ada 2 file script yaitu :
1. bekukan.sh
digunakan untuk membekukan desktop mirip dengan deepfreeze, user yang mengutak-atik icon, setting desktop, walpaper dll akan kembali seperti semula jika direstart, scrip ini sangat membantu jika digunakan diwarnet, sehingga jika user mengutak-atik tampilan desktop akan kembali seperti semula.

PERHATIAN untuk admin :
jika akan menginstall program dengan mode sudo (mode admin), maka cairkan dulu desktopnya dengan scrip cair.sh

cara instalasi :
extract file bekukan.sh ( disarankan di home directory )
pada terminal ketik ./bekukan.sh
tunggu sampai ada pesan script telah selesai dijalankan.

2. cair.sh
Digunakan untuk mengembalikan apa yang dilakukan oleh bekukan.sh, jika script ini dijalankan, maka perubahan desktop akan bisa dilakukan, cair.sh ini secara otomatis meminta password, oleh karena itu tidak bisa dijalankan oleh user biasa.
cara menjalankan :
extract file cair.sh (disarankan di home directory )
pada terminal ketik ./cair.sh
tunggu sampai script selesai dijalankan.

DISCLAIMER : saya melakukan testing script ini pada komputer yang terinstalasi dengan os ubuntu 7.04 saja, dengan segala konfigurasi yaitu mulai dari install bersih dan sudah terisntall program-program lainnya. Scrip ini sudah saya test selama satu bulan dan masih berjalan dengan baik.
SAYA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB JIKA PROGRAM INI MEMBUAT SISTEM ANDA ERROR, RUSAK ATAU MELEDAK :), DAN ANDA TIDAK BISA MENERUSKANNYA KEPENGADILAN KARENA KEJADIAN ITU, walaupun hal tersebut kecil kemungkinannya :), karena saya hanya menjalankan perintah rsync.

Untuk feedback dan masukan, kirim email ke saya neimasilk@yahoo.com

Update :

Setelah mendapat banyak masukan, ada beberapa masalah di bekudancair ini. disini akan saya tuliskan faq masalah yang ada dan cara penyelesaiannya. Saat ini saya sedang menyempurnakan script ini, agar lebih sempurnya di rilis berikutnya :

1. Jika automatic login dienable-kan ada pesan errornya,

sebab : ketidak sinkronan proses, masalah masih saya cari penyelesaiannya,

solusi : disablekan automatic login dan enablekan timed login dengan waktu 10 detik

2. Proses backup (bekukan.sh) memakan space hardisk yang besar

sebab : home directory berisi data yang besar, karena bekudancair ini saya desain untuk warnet, jadi asumsi saya tidak ada data yang besar berada di directory home,

solusi : sementara solusinya adalah jangan menyimpan data di directory user yang akan dibekukan, tetapi didirectory lainnya, dengan memberikan hak akses untuk user tersebut.

3. Uninstall program,

Langkah uninstall :

– jalankan cair.sh

– diterminal ketik : sudo rm -r /home/.beku

Terimakasih atas masukan-masukan dari rekan-rekan penguji, mohon maaf jika programnya tidak sesuai, jika ada saran dan kritik, silahkan imel saya, semoga program ini membantu

Source: Warnet Ubuntu

Posted in Aplikasi, Desktop, Development | 1 Comment »

Bikin Sendiri DeepFreeze di Linux

Posted by admin on April 2, 2008

Sebelumnya penulis perkenalkan dulu apa itu DeepFreeze. DeepFreeze adalah sebuah program pengobat keputusasaan mengatasi virus dan perubahan yang tidak diinginkan di sebuah sistem operasi bernama Windows. DeepFreeze membuat windows akan kembali seperti keadaan semula ketika perubahan tidak diinginkan terjadi, seperti ulah virus, worm, script jahat, cache browser, ketidaksengajaan menghapus, percobaan memformat di MS Windows, maka cukup dengan mereset windows akan kembali seperti keadaan terbaik yang pernah dipilih. DeepFreeze banyak digunakan untuk komputer-komputer perusahaan yang fungsi komputernya hanyalah sebagai penampil saja, warnet-warnet, dan komputer-komputer lembaga pendidikan seperti kursus dan lab-lab sekolah.

Sayangnya kebanyakan DeepFreeze yang dipakai adalah software ilegal tentunya karena tidak mematuhi lisensi yang menyertai software tersebut. Sebagai orang yang ingin untuk tidak menggunakan software ilegal, banyak dari kita yang beralih ke system operasi lain yang berbasi *nix seperti GNU/Linux dan *BSD.

Tapi sampai saat ini penulis belum menemukan DeepFreeze untuk sistem operasi kesayangan kita itu. Tapi jangan putus asa dulu, ternyata untuk membuat Linux kita bisa seperti menggunakan DeepFreeze tidaklah terlalu sulit. Dengan memanfaatkan tool yang sudah ada di hampir semua distribusi Linux maupun BSD penulis berhasil memikirkannya.

Langsung saja penulis paparkan disini. Tool yang dibutuhkan :

  1. Zip dan unzip atau tar dan atau gzip atau bzip2. Biasanya sudah termasuk toollainnya yang dibutuhkan. (penulis memilih tar dan gzip).
  2. bash atau sh.
  3. editor vi atau pico atau editor text yang anda sukai(penulis pakai jpico/pico).
  4. hak akses root.

Seperti aturan yang umum, kita tidak akan menggunakan akun root untuk bekerja sehari-hari apalagi hanya untuk user biasa, tentu kita akan memberikan hak akses system user biasa pula untuk si user biasa di sistem kita.

Sebagai contoh saja penulis memberikan hak user biasa untuk terminal-terminal (kebetulan LTSP) di warnet penulis. Terminal satu memiliki home di /home/ws01 dan user memang sudah tahu kalau di terminal tidak bisa digunakan untuk menyimpan file karen DeepFreeze yang dulu.

Atur konfigurasi sampai anda merasa tidak ada lagi yang tertinggal, seperti konfigurasi proxy browser kalau ada, favorite list channel di x-chat (tidak ada memang, tapi bisa bikin sendiri), icon-icon yang memudahkan di desktop seperti icon Floppy dan icon link ke folder dimana bebas untuk menyimpan, wallpaper, screensaver, panel, style, window, seeting sound, mp3 list di xmms, dan lain lain.

Setelah anda yakin tidak ada lagi yang tertinggal, logout dan login sebagai root dan masuk ke /home, kemudian lakukan:

tar -cvf ws01.tar ws01
gzip ws01.tar

Nah tersimpan dan terkompres sudah direktori /home untuk ws01 dengan lokasi /home/ws01.tar.gz. Selanjutnya tinggal tambahkan baris ini di script autorun anda biasanya di /etc/rc.local atau di /etc/init.d/local atau dimana lah tempat file yang fungsinya sama dengan yang penulis sebutkan tadi.

cd /home;rm-rf ws01;tar -zxvf ws01.tar.gz

Selesai. Mudah dan sederhana bukan?

Ini sudah penulis test untuk di mandrake dan distro lain. karena tar tidak mengganti user dan group kepemilikan file di dalam kompresinya sehingga langsung akan kembali seperti semula.

Selamat mencoba!

oleh:  febdian.net

Posted in Aplikasi, Desktop, Development | 2 Comments »

Bakar CD/DVD Dengan Brasero di Ubuntu

Posted by admin on March 26, 2008

Untuk anda yang telah lelah mencari aplikasi burning CD/DVD dengan kemampuan:

  • Mampu memburn musik, data, image
  • Menghapus CD/DVD RW
  • Integrity Checksum
  • Less Dependencies (di GNOME)
  • Suport Multi-Session
  • Terintegrasi baik dengan GNOME anda (daripada K3B yang powerfull tapi tidak “manis” di GNOME)

Brasero telah muncul dari kawah candradimuka-nya dan kini tersedia di repository Ubuntu Gutsy. (OOT: mungkin ada juga di repo feisty/edgy, cuma aku lompat jauh dari dapper – gutsy).

Sebenarnya di Repo juga ada K3B (dengan dukungan media+fitur lebih wah), gnomebaker, gcd, dan lainnya. Tetapi setelah melihat tampilan dan unjuk kerjanya yang tidak mengecewakan, jadilah Brasero default burning apps-ku menggantikan ekstensi burning nautilus.

Menggunakan Brasero
Pada tutorial kali ini kita akan membuat data cd. Saya akan memburn sejumlah file-file koleksi mp3 saya agar dapat diputar di player manapun yang bisa menerima CD dan mengerti MP3. mari kita mulai:

  1. Jalankan Brasero melalui menu Applications >> Sound and Video >> Brasero Disc Burning Application
  2. Ditampilan awal, Brasero memberikan empat jalan pintas untuk anda (lihat screenshoot 1):
    • Audio Project.
      Gunakan ini untuk membuat CD/DVD dengan format audio (CDDA, not MP3) dari koleksi musik anda (mp3, ogg, dll – selama ada codec-nya!)
    • Data Project.
      Gunakan ini untuk memburn file apa saja sebagai data biasa, tanpa melakukan perubahan apapun.
    • Copy Disc.
      Gunakan ini jika anda ingin membuat copy CD/DVD ke CD/DVD (identik) atau ke hardisk, sebagai file image (ISO).
    • Burn Image.
      Pilih ini untuk memburn file image (ISO) ke CD/DVD.
  3. Selain melalui tampilan awal, anda bisa mengakses menu ini melalui menu Project >> New Project.
  4. Mengedit Isi CD/DVD.
    Setelah anda memilih Data Project, anda akan mendapatkan jendela di bawah iniJendela terbagi menjadi dua bagian. Bagian Project, tempat anda menampung file/direktori yang akan di burn dengan barometer kapasitas media dibawahnya.
    Seperti file manager, anda bisa,

    • Membuat direktori baru, klik ikon new directory
    • Menghapus direktori/file, klik kanan >> remove
    • Memindah file/direktori, select >> drag dan paste ke tujuan
    • Mengganti nama, klik kanan >> rename
    • Dan sebagainya. Anda hanya perlu klik kanan, dan pilihan yang tersedia akan muncul.
  5. Jendela kedua, adalah jendela file manager/browser. Tampilannya identik dengan nautilus dengan task/side pane-nya. Jika anda akan menambahkan direktori/file, select file/direktori yang anda inginkan lalu klik tanda plus (+) di task/menu bar.

  6. Melanjutkan Session.
    Jika media yang anda gunakan memiliki session sebelumnya (belum di fixating), anda bisa melanjutkan menulis dengan memilih import session. Klik ikon import session
  7. Membakar CD/DVD.
    Jadi, anda sudah siap membakar? mari klik tombol burn, disamping barometer kapasitas.
  8. Dijendela berikutnya, anda bisa:
    • Memilih pembakar yang akan digunakan, CD/DVD writer atau Image. Pilih Image untuk membuat file iso.
    • Mengganti nama disc dengan nama pilihan anda sendiri.
    • Membuat/memulai multisession (jika belum ada)

    Jika sudah membuat perubahan final, silahkan mengklik tombol Burn. Anda perlu menunggu sekitar 10 menit dan CD anda telah siap digunakan.

Posted in Aplikasi, Desktop | 2 Comments »

Instalasi UMN Mapserver dan Postgis pada CentOS 5

Posted by admin on March 17, 2008

Dibawah ini adalah panduan instalasi UMN Mapserver dan Postgis pada CentOS 5. Berhubung saya gak mau yang rumit, jadi sebisa mungkin saya lakukan instalasi dengan menggunakan paket rpm, syukur-syukur kalo sudah ada di repository centos ).

Cukup kata pengantarnya, sekarang waktunya kita install D

Update seluruh paket yang ada dengan mengetikkan perintah :

# yum -y update

Biarkan proses ini berjalan, ada kemungkinan akan memakan waktu lama tergantung dari koneksi yang anda punya. setelah semua paket terupdate, selanjutnya restart server dan lakukan instalasi repository Dag Wieers.

# Download rpmforge-release-0.3.6-1.el5.rf.x86_64.rpm
# rpm -ivh rpmforge-release-0.3.6-1.el5.rf.x86_64.rpm

Setelah repository terinstall langkah selanjutnya adalah melakukan instalasi beberapa pustaka penting untuk mapserver :

pustaka yang diinstall pertama kali adalah libpng dan freetype :

# yum -y install libpng.x86_64 libpng-devel.x86_64
# yum -y install freetype.x86_64 freetype-devel.x86_64

Selanjutnya adalah pustaka gd, zlib dan proj :

# yum -y install gd.x86_64 gd-devel.x86_64
# yum -y install zlib.x86_64 zlib-devel.x86_64
# yum -y install proj.x86_64 proj-devel.x86_64 proj-nad.x86_64

Dilanjutkan dengan pustaka curl dan libtiff :

# yum -y install curl.x86_64 curl-devel.x86_64
# yum -y install libtiff.x86_64 libtiff-devel.x86_64

Pustaka libgeotiff juga diperlukan :

# Download libgeotiff-1.2.4-0.3.rc1.fc6.x86_64.rpm
# rpm -ivh libgeotiff-1.2.4-0.3.rc1.fc6.x86_64.rpm
# Download libgeotiff-devel-1.2.4-0.3.rc1.fc6.x86_64.rpm
# rpm -ivh libgeotiff-devel-1.2.4-0.3.rc1.fc6.x86_64.rpm

Masih ada lagi yaitu pustaka libjpeg, geos dan libxml2.

# yum -y install libjpeg.x86_64 libjpeg-devel.x86_64
# yum -y install geos.x86_64 geos-devel.x86_64
# yum -y install libxml2.x86_64 libxml2-devel.x86_64

Masih kurang cukup pustakanya, pustaka postgresql dan php juga harus diinstall D

# yum -y install postgresql.x86_64 postgresql-server.x86_64
# yum -y install postgresql-contrib.x86_64 postgresql-devel.x86_64
# yum -y install php.x86_64 php-devel.x86_64
# yum -y install php-postgresql.x86_64 php-gd.x86_64

Tentunya Pustaka gdal juga diperlukan :

$ Download gdal-1.4.2.tar.gz
$ tar zxvf gdal-1.4.2.tar.gz
$ cd gdal-1.4.2
$ ./configure \
> –with-png \
> –with-libtiff \
> –with-jpeg \
> –with-gif \
> –with-pg=/usr/bin/pg_config \
> –with-geos \
> –with-geotiff=internal
$ make
# make install

Edit file ld.so.conf untuk menambahkan path direktori pustaka terbaru.

# vim /etc/ld.so.conf

tambahkan /usr/local/lib kemudian save dengan menekan ESC dan tekan :wq. Selanjutnya ketik :

# /sbin/ldconfig

Masih ada satu pustaka lagi yang mungkin nanti berguna, yaitu pdflib. Pustaka ini tidak harus diinstall, jika tidak diinstall, maka pada saat kompilasi mapserver tidak perlu menambahkan opsi --with-pdf.

$ Download PDFlib-Lite-7.0.2.tar.gz
$ tar zxvf PDFlib-Lite-7.0.2.tar.gz
$ cd PDFlib-Lite-7.0.2
$ ./configure
$ make
# make install
# /sbin/ldconfig

Sekarang waktunya melakukan instalasi postgis :

# yum -y install postgis.x86_64

Untuk memudahkan pengelolaan database postgresql nantinya , ada baiknya juga diinstall aplikasi pgadmin3.

# yum -y install pgadmin3

Setelah semua pustaka dan aplikasi diatas telah terinstall, langkah selanjutnya adalah melakukan instalasi mapserver dari source yang berupa tar.gz

$ Download mapserver-4.10.3.tar.gz
$ tar zxvf mapserver-4.10.3.tar.gz
$ cd mapserver-4.10.3
$ ./configure \
> –with-ogr=/usr/bin/gdal-config \
> –with-gdal=/usr/bin/gdal-config \
> –with-httpd=/usr/sbin/httpd \
> –with-wfsclient \
> –with-wmsclient \
> –with-curl-config=/usr/bin/curl-config \
> –with-proj=/usr \
> –with-tiff \
> –with-gd=/usr \
> –with-jpeg \
> –with-freetype=/usr \
> –with-threads \
> –with-wcs \
> –with-postgis=/usr/bin/pg_config \
> –with-libiconv=/usr \
> –with-geos=/usr/bin/geos-config \
> –with-xml2-config=/usr/bin/xml2-config \
> –with-sos \
> –with-php=/usr \
> –with-pdf=/usr/local/

$ make

# cp mapserv /var/www/cgi-bin/
# cp legend /var/www/cgi-bin/
# cp scalebar /var/www/cgi-bin/
# cp shp2img /var/www/cgi-bin/
# cp shp2pdf /var/www/cgi-bin/
# cp shptree /var/www/cgi-bin/
# cp shptreetst /var/www/cgi-bin/
# cp shptreevis /var/www/cgi-bin/
# cp sortshp /var/www/cgi-bin/
# cp tile4ms /var/www/cgi-bin/

Langkah selanjutnya adalah uji coba integrasi antara postgresql dan postgis dengan langkah-langkah sebagai berikut :

# su - postgres
-bash-3.1$ createdb test
-bash-3.1$ createlang plpgsql test
-bash-3.1$ cd /usr/share/pgsql/postgresql/contrib/
-bash-3.1$ psql -d test -f lwpostgis.sql
-bash-3.1$ psql -d test -f spatial_ref_sys.sql
-bash-3.1$ exit

Sesuaikan kembali konfigurasi postgresql dengan cara sebagai berikut :

# vim /var/lib/pgsql/data/pg_hba.conf

ganti kata-kata “ident sameuser” pada kolom METHOD menjadi “trust“.

kemudian save dengan menekan ESC dan tekan :wq.

Restart service postgresql dan service httpd :

# /etc/init.d/postgresql restart
# /etc/init.d/httpd restart

Selanjutnya adalah melakukan instalasi interface mapserver. Ada banyak interface mapserver yang bisa dilihat pada Freegis.org. Yang sudah saya coba adalah :

Atau kalau perlu sekalian melakukan instalasi interface postgresql yaitu Phppgadmin

Instalasi salah satu dari aplikasi diatas saya lanjutkan dalam tulisan yang lain aja deh. Ini udah terlalu panjang soalnya D

Source: #!Dudi/Gunardi

Posted in Aplikasi, Networking | 2 Comments »