unOfficial KPLI Pasuruan

Klo ada yg Gratisan– Ngapain mesti bayarrr…

Archive for the ‘Desktop’ Category

Cara Install Printer Epson T11 T20e, Dkk di OS Ubuntu

Posted by admin on February 18, 2009

>>Printing to Epson Stylus S20 T20 T20E T23 T26 T10 T11 Printers (hasil copy-paste dari sumber : http://ubuntuforums.org/showthread.php?t=964784)

Well the Epson Stylus series of printers has new additions – a lower end group which includes the following :-

1. Stylus S20
2. Stylus T20
3. Stylus T20E
4. Stylus T23
5. Stylus T26
6. Stylus T10
7. Stylus T11

Currently the openprinting database indicates that these printers are mostly ‘paperweight’. However, there are divers available at avasys.jp that allow these printers to be used under Linux. The site has rpm based drivers available. But getting them to work on hardy was a little problematic since the documentation is written in a pretty obscure manner.

Since I’ve managed to get these drivers going – I thought a small howto would be in order.

1. To begin with – download the Fedora 9 rpms from the site.
2. convert these packages into .debs with the command ‘alien –scripts –keep-version pips-*.rpm’
3. Install the debs with the command ‘sudo dpkg -i ./pips-*.deb’ or download from here.
4. You get a few errors like below :-

install: cannot create regular file `/etc/rc.d/init.d’: No such file or directory
ln: creating symbolic link `/etc/rc.d/rc2.d/S11ekpd’: No such file or directory
ln: creating symbolic link `/etc/rc.d/rc3.d/S11ekpd’: No such file or directory
ln: creating symbolic link `/etc/rc.d/rc4.d/S11ekpd’: No such file or directory
ln: creating symbolic link `/etc/rc.d/rc5.d/S11ekpd’: No such file or directory
ln: creating symbolic link `/etc/rc.d/rc0.d/K89ekpd’: No such file or directory
ln: creating symbolic link `/etc/rc.d/rc1.d/K89ekpd’: No such file or directory
ln: creating symbolic link `/etc/rc.d/rc6.d/K89ekpd’: No such file or directory

5. Now create a file by running ‘sudo vim /etc/init.d/ekpd’
6. Copy the following into it

x———————————————————–x
# Photo Image Print System
# Copyright (C) 2002-2005 EPSON AVASYS Corporation.
# Copyright (C) SEIKO EPSON CORPORATION 2002-2005.
#
# . /etc/rc.d/init.d/functions

PATH=/usr/local/sbin:/usr/local/bin:/sbin:/bin:/usr/sbin:/usr/bin
DAEMON=/usr/local/EPAva/core/ekpd
NAME=ekpd
PIDFILE=/var/run/$NAME.pid
DESC=”EPSON Avasys printing daemon”

unset TMPDIR

test -f $DAEMON || exit 0

OLDMASK=`umask`
umask 000

case “$1” in
start)
pidlist=`pidof $NAME`
if [ “x” = “x$pidlist” ]; then
echo -n “Starting $NAME:”
start-stop-daemon –start –quiet –pidfile “$PIDFILE” –exec $DAEMON
fi
;;

stop)
echo -n “Stopping ekpd:”
start-stop-daemon –stop –retry 5 –name $NAME
;;

restart)
$0 stop
sleep 2
$0 start
;;

*)
echo “Usage: ekpd { start | stop | restart }” >&2
exit 1
;;
esac

umask $OLDMASK
exit 0
x—————————————————————-x

7. ‘sudo chmod +x /etc/init.d/ekpd’
8. Now install a few libraries by doing ‘sudo apt-get install libtiff4 libpng2’
9. make a link with this commands
‘sudo ln -s /usr/lib/libtiff.so.4.2.1 /usr/lib/libtiff.so.3’
10. and copy the config file for ekpd by ‘sudo cp /usr/local/EPAva/printer/st20/ekpdrc_st20 /etc/ekpdrc’
11. Run ‘sudo ekpd-tool’ and check that the parameters are set to
Printer Name : st<your printer number>
Connection Method : <USB>
Device Path : lp0
Select the Defualt Printer checkbox if this is your default printer.
12. Now start ekpd with ‘sudo /etc/init.d/ekpd start’
13. Add the printer using the cups web interface -> Start Firefox and use the url ‘localhost:631’
14. Select Administration, Add Printer
15. Set a name, location and description
16. Select Epson Stylus Txx USB #1 from the dropdown list
17. Select Epson Stylus Txx Photo Image Print System (en) as the model
18. Now send a test page to the printer.

This should get your printer printing fine. I haven’t tested too much the test page is quite ok.
Run ‘ekpstm’ to see a graphical output that shows the printer status and the ink levels.
Hope this helps.

Advertisements

Posted in Desktop, Hardware, Tips n Trik | 30 Comments »

Howto Crack pdf File Password

Posted by admin on April 15, 2008

Don’t you hate when you run into a locked down pdf on the internet? I search google all the time for title filetype:pdf and some are locked, this is the solution! PDFCrack is a GNU/Linux (other POSIX-compatible systems should work too) tool for recovering passwords and content from PDF-files. It is small, command line driven without external dependencies. The application is Open Source (GPL).
Features

* Supports the standard security handler (revision 2 and 3) on all known PDF-versions
* Supports cracking both owner and userpasswords
* Both wordlists and bruteforcing the password is supported
* Simple permutations (currently only trying first character as Upper Case)
* Save/Load a running job
* Simple benchmarking
* Optimised search for owner-password when user-password is known Read the rest of this entry »

Posted in Desktop, Tips n Trik | Tagged: , | Leave a Comment »

Nautilus Script for XMMS a.k.a Enqueue in XMMS

Posted by admin on April 15, 2008

(skrip nautilus buat xmms)

Yeahhhhhh gw pindah ke Linux oiiii. Biar kata pindah ke Linux, tetap lah hal2 wajib yang ga boleh lewat, yaitu dengerin music, mau MP3, WMA atau OGG serah deh pokoknya. Ternyata Ubuntu gw blum bisa memutar file music, masih bisu, udah gw ketok2 speaker gw tetap ga bersuara, cari2 di forum ternyata emang ga bisa default install ubuntu buat muter music, setelah melakukan command andalan yaitu “sudo aptitude install xmms xmms-wma xmms-skins” di command prompt barulah ada program mirip winamp di windows yang namanya XMMS.

Yeaah komputer butut gw udah bisa bersuara, test ahhh file-file lagunya. Ternyata XMMS ga bisa kek winamp di windows, lo kudu drag&drop langsung itu file ke XMMS nya buat ngantri, klo di windows kan ada tuh “enqueue in winamp” nah klo di Linux ga ada, alias ga bisa. Bete donk klo ada ribuan lagu and repot amat klo arus drag2 segala. Setelah googling akhirnya menemukan script yang menarik, yang di embed ke nautilusnya langsung.

#!/bin/bash
xmms -e $NAUTILUS_SCRIPT_SELECTED_URIS

Nah itu dia scriptnya, loe tinggal buat di gedit atau vim trus simpan dengan nama “antri-di-xmms” simpan file tersebut ke ~/.gnome2/nautilus-scripts atau /home/nama-user-mu/.gnome2/nautilus-scripts sama ajeee. Jangan lupa filenya di “chmod 770″ dulu, kemudian lakukan command “killall nautilus” nah sekarang test deh di file MP3, pasti pas kamu klik kanan ntar ada option baru namanya script, trus di dalamnya ada script kita yaitu antri-di-xmms. Coba select beberapa file menggunakan tombol Ctrl+klik-kiri trus klik kanan file-file tersebut dan pilih script baru kita pasti dah berhasil ^_^ hohohoho.

Nah2 silahkan dicoba klo ga bisa kasi comment, perasaan gampang2 aja sih.

Source:
http://bobeliboo.wordpress.com/

Posted in Desktop, Tips n Trik | Tagged: , | 1 Comment »

Instalasi Driver Creative-Soundcard di Linux

Posted by admin on April 11, 2008

note: utk pengguna ubuntu saya sarankan membaca disini:
https://help.ubuntu.com/community/HowToSetupSoundCards
Adakala sewaktu kita install Linux, Soundcard yang kita punyai dideteksi lain dengan yang sebenarnya, maksudnya SBlive dideteksi SigmaTel, sperti yang saya alami sewaktu menggunakan Mandrake 8.1 dulu.

Untuk itu saya sarankan agar menginstal driver dari sourcenya. Bagi yang hendak memasang driver untuk Card SBLive, berikut cara2 instalasinya :

1. Download dulu drivernya di :

http://opensource.creative.com, ambilah yang versi tarball (tar.gz) dengan release terbaru karena kita akan menggunakan metoda kompilasi, bagi anda yang ingin memakai driver yang RPM, jangan kecewa karena creative tidak menyediakan yang versi RPM. Sssttt… ternyata ada tuh: http://www.opensound.com/linux.html (berupa paket debian atau bisa juga rpm)

2. Untar semua driver tersebut, misalnya :
$ tar zxvf emu10k1-20011028.tar.gz -C /opt
$ cd /opt/emu10k1

3. Kemudian edit file Makefile.config dengan menggunakan editor yang anda senangi, saya disini menggunakan vi pada bagian ini :
# Driver build options
DEBUG := n
SEQUENCER_SUPPORT := n
KERNELVERSION := auto
KERNELSOURCE :=/usr/src/linux

edit lah bagian KERNELVERSION, disitu tertulis auto, ubah, sesuaikan dengan kernel yang anda gunakan, setelah selesai simpan dan keluar dari editor yang anda gunakan

4. Kemudian lakukan kompilasi :
[root@vpn emu10k1]$ make
[root@vpn emu10k1]$ make install

5. Setelah proses tersebut selesai, editlah vi /etc/modules.conf, tambahkan alias sound emu10k1 pada file

tersebut

6. Jalankan beberapa file suara, apabila terdengar maka suara maka anda berhasil

Selamat mencoba 🙂

Posted in Desktop, Multimedia, Networking | 1 Comment »

Install Java di OpenSUSE Linux

Posted by admin on April 10, 2008

Alhamdulillah, setelah mengalami kesulitan install java di OpenSUSE linux akhirnya ketemu juga. Saya memperoleh tutorial ini dari mas vavai, tepatnya disini. Ketika saya praktekkan step by step, rupanya masih ada yang kurang sehingga instalasi java saya belum berhasil. Mungkin tidak jauh berbeda dengan tutorial itu. Berikut step by step-nya.

1. Download java versi terbaru (saya memakai contoh jdk-6u5-linux-i586.bin).
2. Masuk konsole (tekan Alt + F2 + ketik konsole), dan login ke root.
3. Copy jdk-6u5-linux-i586.bin ke folder /opt. Misal, file hasil download itu kita simpan di folder home user.
linux:/home/kirman # cp jdk-6u5-linux-i586.bin /opt
linux:/home/kirman #

4. Ubah mode file agar kita bisa melakukan eksekusi.
linux:/home/kirman # chmod +x /opt/jdk-6u5-linux-i586.bin

5. Eksekusi file instalasi tersebut.
linux:/home/kirman # ./opt/jdk-6u5-linux-i586.bin

6. Ketika muncul license agreement tekan Ctrl + C untuk mengakhiri dan ketik y + enteruntuk menyatakan kita setuju dengan agreement tersebut. Setelah itu di folder /opt akan muncul folder bernama jdk1.6.0_05

7. Check hasil instalasi
java -version

Pasca instalasi tersebut saya pernah mengalami ketidaksamaan dengan versi java yang baru saya install. Ketika saya cek versi java-nya yang muncul adalah
java version “1.5.0_12″
Java(TM) 2 Runtime Environment, Standard Edition (build 1.5.0_12-b04)
Java HotSpot(TM) Client VM (build 1.5.0_12-b04, mixed mode)

Untuk lebih jelasnya, coba cek
linux:/home/kirman # ls -l /usr/bin/java

Jika hasilnya tidak sama dengan berikut:
lrwxrwxrwx 1 root root 25 2008-03-19 14:07 /usr/bin/java -> /opt/jdk1.6.0_05/bin/java

Berarti file path-nya perlu dipaksa untuk menggunakan path hasil instalasi kita. Caranya adalah sebagai berikut : linux:/opt # ln -s /opt/jdk1.6.0_05/bin/java /usr/bin/java. Tapi sebelum itu, kita perlu remove folder /usr/bin/java dengan cara linux:/opt # rm /usr/bin/java.

Dan cek lagi java -version. Jika hasilnya demikian berarti instalasi berhasil.
linux:/opt # java -version
java version “1.6.0_05″
Java(TM) SE Runtime Environment (build 1.6.0_05-b13)
Java HotSpot(TM) Client VM (build 10.0-b19, mixed mode, sharing)
linux:/opt #

8. Selanjutnya adalah buat classpath agar java compiler (javac) dikenal diberbagai tempat. Caranya buat file baru misalnya java.bash_profile dan simpan di home folder /home/kirman. Berikut isi file tersebut
JAVA_HOME=/opt/jdk1.6.0_05
export JAVA_HOME
export PATH=$PATH:$JAVA_HOME/bin

9. Reboot OS kita dan masuk lagi ke sistem serta buka konsole.
10. Cek java compiler dengan mengetik javac. Jika muncul keterangan-keterangan mengenai kompiler java, berarti hasil instalasi kita berhasil. Atau dengan cara sebagai berikut untuk mengetahui environt JAVA_HOME yang sudah kita buat
linux:/home/kirman # echo $JAVA_HOME
/opt/jdk-6u5-linux-i586

Posted in Aplikasi, Desktop, Development | 1 Comment »

Java plugin for firefox under linux

Posted by admin on April 10, 2008

Duh.. udah 2 hari bingung, pasalnya applet di browser (Firefox) saya gak nongol-nongol. Setiap kali menjalankan applikasi saya, selalu muncul pesan “Additional plugins are required bla… bla… bla… “. Padahal Java saya sudah jalan mulus. Usut punya usut ternyata JRE saya belum terinstall ke Firefox. Caranya:

Buat symbolic link dari direktori plugins firefox (/usr/lib/firefox/plugins) ke JRE (/usr/lib/jdk1.5.0_12/jre/plugin/i386/ns7/). Gunakan perintah berikut:

cd /usr/lib/firefox/plugins

sudo ln -s /usr/lib/jdk1.5.0_12/jre/plugin/i386/ns7/libjavaplugin_oji.so ./libjavaplugin_oji.so

Langkah terakhir restart Firefox.

nb: cara install plug-in Java di ubuntu klik disini:
http://ubuntu-tutorials.com/2006/11/20/how-to-install-java-runtime-environment-jre-with-firefox-plugin-ubuntu-6061-610/
atau
https://help.ubuntu.com/community/IndonesianRestrictedFormats

Posted in Aplikasi, Desktop, Development | Leave a Comment »

“Mengunci” desktop Ubuntu dengan Pessulus

Posted by admin on April 2, 2008

Pessulus adalah aplikasi untuk mengunci desktop Gnome.

Instal Pessulus dari terminal: sudo apt-get instal pessulus
Untuk menjalankannya, ketik di terminal: pessulus

Yang penting buat saya adalah mengunci panel / tool bar (kadang2 tidak sengaja tergeser).


Sekian dulu.

Sumber : SeputarLinux

Posted in Aplikasi, Desktop | 1 Comment »

Script bekudancair mirip deep-freeze buatan sendiri di Ubuntu

Posted by admin on April 2, 2008

Script bekudancair versi 0.1 (ALPHA)
Lisensi scrip ini adalah berdasarkan GPLScript ini hanya saya test di UBUNTU 7.04 Feisty Fawn, walaupun tidak menutup kemungkinan bisa di install di distro yang lainnya. silahkan download disini

KETERANGAN DAN CARA INSTALASI
ada 2 file script yaitu :
1. bekukan.sh
digunakan untuk membekukan desktop mirip dengan deepfreeze, user yang mengutak-atik icon, setting desktop, walpaper dll akan kembali seperti semula jika direstart, scrip ini sangat membantu jika digunakan diwarnet, sehingga jika user mengutak-atik tampilan desktop akan kembali seperti semula.

PERHATIAN untuk admin :
jika akan menginstall program dengan mode sudo (mode admin), maka cairkan dulu desktopnya dengan scrip cair.sh

cara instalasi :
extract file bekukan.sh ( disarankan di home directory )
pada terminal ketik ./bekukan.sh
tunggu sampai ada pesan script telah selesai dijalankan.

2. cair.sh
Digunakan untuk mengembalikan apa yang dilakukan oleh bekukan.sh, jika script ini dijalankan, maka perubahan desktop akan bisa dilakukan, cair.sh ini secara otomatis meminta password, oleh karena itu tidak bisa dijalankan oleh user biasa.
cara menjalankan :
extract file cair.sh (disarankan di home directory )
pada terminal ketik ./cair.sh
tunggu sampai script selesai dijalankan.

DISCLAIMER : saya melakukan testing script ini pada komputer yang terinstalasi dengan os ubuntu 7.04 saja, dengan segala konfigurasi yaitu mulai dari install bersih dan sudah terisntall program-program lainnya. Scrip ini sudah saya test selama satu bulan dan masih berjalan dengan baik.
SAYA TIDAK BERTANGGUNG JAWAB JIKA PROGRAM INI MEMBUAT SISTEM ANDA ERROR, RUSAK ATAU MELEDAK :), DAN ANDA TIDAK BISA MENERUSKANNYA KEPENGADILAN KARENA KEJADIAN ITU, walaupun hal tersebut kecil kemungkinannya :), karena saya hanya menjalankan perintah rsync.

Untuk feedback dan masukan, kirim email ke saya neimasilk@yahoo.com

Update :

Setelah mendapat banyak masukan, ada beberapa masalah di bekudancair ini. disini akan saya tuliskan faq masalah yang ada dan cara penyelesaiannya. Saat ini saya sedang menyempurnakan script ini, agar lebih sempurnya di rilis berikutnya :

1. Jika automatic login dienable-kan ada pesan errornya,

sebab : ketidak sinkronan proses, masalah masih saya cari penyelesaiannya,

solusi : disablekan automatic login dan enablekan timed login dengan waktu 10 detik

2. Proses backup (bekukan.sh) memakan space hardisk yang besar

sebab : home directory berisi data yang besar, karena bekudancair ini saya desain untuk warnet, jadi asumsi saya tidak ada data yang besar berada di directory home,

solusi : sementara solusinya adalah jangan menyimpan data di directory user yang akan dibekukan, tetapi didirectory lainnya, dengan memberikan hak akses untuk user tersebut.

3. Uninstall program,

Langkah uninstall :

– jalankan cair.sh

– diterminal ketik : sudo rm -r /home/.beku

Terimakasih atas masukan-masukan dari rekan-rekan penguji, mohon maaf jika programnya tidak sesuai, jika ada saran dan kritik, silahkan imel saya, semoga program ini membantu

Source: Warnet Ubuntu

Posted in Aplikasi, Desktop, Development | 1 Comment »

Bikin Sendiri DeepFreeze di Linux

Posted by admin on April 2, 2008

Sebelumnya penulis perkenalkan dulu apa itu DeepFreeze. DeepFreeze adalah sebuah program pengobat keputusasaan mengatasi virus dan perubahan yang tidak diinginkan di sebuah sistem operasi bernama Windows. DeepFreeze membuat windows akan kembali seperti keadaan semula ketika perubahan tidak diinginkan terjadi, seperti ulah virus, worm, script jahat, cache browser, ketidaksengajaan menghapus, percobaan memformat di MS Windows, maka cukup dengan mereset windows akan kembali seperti keadaan terbaik yang pernah dipilih. DeepFreeze banyak digunakan untuk komputer-komputer perusahaan yang fungsi komputernya hanyalah sebagai penampil saja, warnet-warnet, dan komputer-komputer lembaga pendidikan seperti kursus dan lab-lab sekolah.

Sayangnya kebanyakan DeepFreeze yang dipakai adalah software ilegal tentunya karena tidak mematuhi lisensi yang menyertai software tersebut. Sebagai orang yang ingin untuk tidak menggunakan software ilegal, banyak dari kita yang beralih ke system operasi lain yang berbasi *nix seperti GNU/Linux dan *BSD.

Tapi sampai saat ini penulis belum menemukan DeepFreeze untuk sistem operasi kesayangan kita itu. Tapi jangan putus asa dulu, ternyata untuk membuat Linux kita bisa seperti menggunakan DeepFreeze tidaklah terlalu sulit. Dengan memanfaatkan tool yang sudah ada di hampir semua distribusi Linux maupun BSD penulis berhasil memikirkannya.

Langsung saja penulis paparkan disini. Tool yang dibutuhkan :

  1. Zip dan unzip atau tar dan atau gzip atau bzip2. Biasanya sudah termasuk toollainnya yang dibutuhkan. (penulis memilih tar dan gzip).
  2. bash atau sh.
  3. editor vi atau pico atau editor text yang anda sukai(penulis pakai jpico/pico).
  4. hak akses root.

Seperti aturan yang umum, kita tidak akan menggunakan akun root untuk bekerja sehari-hari apalagi hanya untuk user biasa, tentu kita akan memberikan hak akses system user biasa pula untuk si user biasa di sistem kita.

Sebagai contoh saja penulis memberikan hak user biasa untuk terminal-terminal (kebetulan LTSP) di warnet penulis. Terminal satu memiliki home di /home/ws01 dan user memang sudah tahu kalau di terminal tidak bisa digunakan untuk menyimpan file karen DeepFreeze yang dulu.

Atur konfigurasi sampai anda merasa tidak ada lagi yang tertinggal, seperti konfigurasi proxy browser kalau ada, favorite list channel di x-chat (tidak ada memang, tapi bisa bikin sendiri), icon-icon yang memudahkan di desktop seperti icon Floppy dan icon link ke folder dimana bebas untuk menyimpan, wallpaper, screensaver, panel, style, window, seeting sound, mp3 list di xmms, dan lain lain.

Setelah anda yakin tidak ada lagi yang tertinggal, logout dan login sebagai root dan masuk ke /home, kemudian lakukan:

tar -cvf ws01.tar ws01
gzip ws01.tar

Nah tersimpan dan terkompres sudah direktori /home untuk ws01 dengan lokasi /home/ws01.tar.gz. Selanjutnya tinggal tambahkan baris ini di script autorun anda biasanya di /etc/rc.local atau di /etc/init.d/local atau dimana lah tempat file yang fungsinya sama dengan yang penulis sebutkan tadi.

cd /home;rm-rf ws01;tar -zxvf ws01.tar.gz

Selesai. Mudah dan sederhana bukan?

Ini sudah penulis test untuk di mandrake dan distro lain. karena tar tidak mengganti user dan group kepemilikan file di dalam kompresinya sehingga langsung akan kembali seperti semula.

Selamat mencoba!

oleh:  febdian.net

Posted in Aplikasi, Desktop, Development | 2 Comments »

Bakar CD/DVD Dengan Brasero di Ubuntu

Posted by admin on March 26, 2008

Untuk anda yang telah lelah mencari aplikasi burning CD/DVD dengan kemampuan:

  • Mampu memburn musik, data, image
  • Menghapus CD/DVD RW
  • Integrity Checksum
  • Less Dependencies (di GNOME)
  • Suport Multi-Session
  • Terintegrasi baik dengan GNOME anda (daripada K3B yang powerfull tapi tidak “manis” di GNOME)

Brasero telah muncul dari kawah candradimuka-nya dan kini tersedia di repository Ubuntu Gutsy. (OOT: mungkin ada juga di repo feisty/edgy, cuma aku lompat jauh dari dapper – gutsy).

Sebenarnya di Repo juga ada K3B (dengan dukungan media+fitur lebih wah), gnomebaker, gcd, dan lainnya. Tetapi setelah melihat tampilan dan unjuk kerjanya yang tidak mengecewakan, jadilah Brasero default burning apps-ku menggantikan ekstensi burning nautilus.

Menggunakan Brasero
Pada tutorial kali ini kita akan membuat data cd. Saya akan memburn sejumlah file-file koleksi mp3 saya agar dapat diputar di player manapun yang bisa menerima CD dan mengerti MP3. mari kita mulai:

  1. Jalankan Brasero melalui menu Applications >> Sound and Video >> Brasero Disc Burning Application
  2. Ditampilan awal, Brasero memberikan empat jalan pintas untuk anda (lihat screenshoot 1):
    • Audio Project.
      Gunakan ini untuk membuat CD/DVD dengan format audio (CDDA, not MP3) dari koleksi musik anda (mp3, ogg, dll – selama ada codec-nya!)
    • Data Project.
      Gunakan ini untuk memburn file apa saja sebagai data biasa, tanpa melakukan perubahan apapun.
    • Copy Disc.
      Gunakan ini jika anda ingin membuat copy CD/DVD ke CD/DVD (identik) atau ke hardisk, sebagai file image (ISO).
    • Burn Image.
      Pilih ini untuk memburn file image (ISO) ke CD/DVD.
  3. Selain melalui tampilan awal, anda bisa mengakses menu ini melalui menu Project >> New Project.
  4. Mengedit Isi CD/DVD.
    Setelah anda memilih Data Project, anda akan mendapatkan jendela di bawah iniJendela terbagi menjadi dua bagian. Bagian Project, tempat anda menampung file/direktori yang akan di burn dengan barometer kapasitas media dibawahnya.
    Seperti file manager, anda bisa,

    • Membuat direktori baru, klik ikon new directory
    • Menghapus direktori/file, klik kanan >> remove
    • Memindah file/direktori, select >> drag dan paste ke tujuan
    • Mengganti nama, klik kanan >> rename
    • Dan sebagainya. Anda hanya perlu klik kanan, dan pilihan yang tersedia akan muncul.
  5. Jendela kedua, adalah jendela file manager/browser. Tampilannya identik dengan nautilus dengan task/side pane-nya. Jika anda akan menambahkan direktori/file, select file/direktori yang anda inginkan lalu klik tanda plus (+) di task/menu bar.

  6. Melanjutkan Session.
    Jika media yang anda gunakan memiliki session sebelumnya (belum di fixating), anda bisa melanjutkan menulis dengan memilih import session. Klik ikon import session
  7. Membakar CD/DVD.
    Jadi, anda sudah siap membakar? mari klik tombol burn, disamping barometer kapasitas.
  8. Dijendela berikutnya, anda bisa:
    • Memilih pembakar yang akan digunakan, CD/DVD writer atau Image. Pilih Image untuk membuat file iso.
    • Mengganti nama disc dengan nama pilihan anda sendiri.
    • Membuat/memulai multisession (jika belum ada)

    Jika sudah membuat perubahan final, silahkan mengklik tombol Burn. Anda perlu menunggu sekitar 10 menit dan CD anda telah siap digunakan.

Posted in Aplikasi, Desktop | 2 Comments »